Archive for June, 2008

ateng’s birthday party

Saturday, June 21st, 2008

merayakan ulang tahun tentu saja pol banget kalo bareng sama temen-temen terdekat. itulah yang dilakukan arief minggu lalu di pisa cafe menteng. tempatnya nyaman, makanannya enak, plus ada live music pula, perfect! ngomong-ngomong tentang live music, kadang hal ini terasa jadi momok yang mengerikan, karena biasanya band yang manggung suka mendaulat kita yang dateng buat tampil ke depan, apalagi kalo ada yang ulang tahun, pastilah yang punya hajat harus rela ditonton seluruh pengunjung di atas pentas sambil dinyanyiin lagu selamat ulang tahun dan melakukan ritual tiup lilin. ya, tapi disitulah serunya! buat yang doyan tampil sih tentunya hal ini sangat menyenangkan, tapi buat gue mungkin enggak lah, kecuali terpaksa atau dalam pengaruh alkohol.

ngomong-ngomong tentang alkohol, gue punya pengalaman seru bareng temen-temen selepas dari pisa cafe ini. ceritanya kami melanjutkan acara hang out ke centro yang berada di darmawangsa square, dan tentunya alkohol menjadi salah satu hal yang menghiasi meja (meja orang lain maksudnya!). pemandangan yang sangat menyita perhatian saat itu adalah kejadian dimana tiga cowok ‘nyekokin’ satu orang temen ceweknya, entah berapa banyak cewek itu mengkonsumsi alkohol sampe pada akhirnya pasrah tak berdaya, sehingga tiga orang temennya ini dengan leluasa ‘beraksi’ tanpa memperdulikan lingkungan sekitar yang memperhatikan mereka dengan seksama (terutama kita yang berada hanya beberapa puluh sentimeter aja dari mereka). kasian sih sama si cewek itu, tapi mungkin juga dia menikmati ‘aksi’ itu, who knows?

kata orang, kalo lagi di bawah pengaruh alkohol apapun yang terjadi sah-sah saja, karena yang aktif saat itu adalah alam bawah sadar. makanya kita harus maklum kalo tiba-tiba ada hal-hal yang terjadi diluar kebiasaan, misalnya aja ada yang dance super heboh ga berhenti-berhenti, ada yang tiba-tiba jadi romantis, menyatakan cinta, atau malah yang jadi bete, tangan-tangan yang aktif menggerayangi, pelukan dan ciuman yang ga perlu, alergi kulit, muntah-muntah, atau tumbang dan ga sanggup jalan, who knows? tapi itulah mungkin uniknya pengaruh alkohol terhadap alam bawah sadar yang membuat orang tertarik untuk mencobanya.
btw, thanks to arief for the great party! dan tentu saja buat kejadian-kejadian seru di dalamnya :p

wisata kuliner di bandung

Saturday, June 21st, 2008
apa sih yang menjadi daya tarik utama kota bandung yang bikin banyak orang seneng berkunjung ke kota ini? selain karena ada GUE mungkin karena bandung punya banyak tempat makan yg khas kali ya? dan mungkin karena hal itu pula lah bulan lalu beberapa temen gue dari jakarta & medan pada dateng ke bandung.

berikut ini adalah tempat-tempat yang menjadi target serbuan:
1. congo: cafe yang terletak di daerah ranca kendal ini buat orang yang baru ke bandung kayaknya agak sulit ditemukan. meskipun ga begitu jauh dari daerah dago atas, jalanan menuju tempat ini agak kurang meyakinkan: sempit banget, plus turunan dan tanjakan yang curam. tapi buat orang-orang yang doyan makan, tentunya daerah ini sudah sangat familiar, karena disana berderet tempat makan yang layak kunjung selain congo, seperti wale (warung lela), rumah kopi, dan rumah joglo. gue dateng kesini ama budi plus his wife & son, menikmati menu makanan indonesia & eropa yang menurut gue rasanya lumayan enak, sebanding ama view yang disuguhkannya.
2. sierra: gue dateng ke cafe ini bareng arief, yang lagi pengen nyobain resto lain di dago atas selain neo kalista & the valley. lokasinya sederet sama budapest & cloud9, relatif lebih mudah dicari. view-nya bagus banget, tapi sayang kurang sebanding sama makanannya yang terlalu biasa, malah si arief ini bertestimoni mengenai cappuccino-nya yang menurut dia ‘engga banget’.
3. kampung daun: kudu niat nih kalo mau kesini, berhubung lokasinya yang jauh dari pusat kota bandung (di kompleks triniti - cihideung, daerah pembibitan bunga dan tanaman hias). meskipun cukup memakan waktu dan tenaga, bagi penikmat keindahan alam makan disini adalah hal yang ga boleh dilewatkan. banyak spot-spot yang sangat bagus buat difoto, entah itu air terjun, saung-saung di alam terbuka, lampu-lampu, tanaman hias, dan api unggun. ga heran kalo gue, arief, korry & condro cukup produktif berfoto disini.
4. 7sins: katanya sih salah satu pemilik tempat ini adalah luna maya, tapi entahlah! yang jelas karena lokasinya di tengah kota (persis di salon swarga jln diponegoro), tempat nongkrong yang satu ini rame dikunjungi muda-mudi yang haus akan ‘minuman menyegarkan’.
5. gampong aceh: tempat makan bergaya pujasera ini sempet naik daun pasca tragedi tsunami aceh beberapa tahu lalu, dan sampai saat ini sudah dibuka beberapa cabang di kota bandung. buat yang kangen mie aceh, teh tarik, atau roti canai, tempat ini bisa dijadikan alternatif. rasanya sih standar, sesuai lah dengan harganya yang relatif murah. tapi kalo indomie gorengnya enak banget (testimoni ika natassa, anak gaul medan)

6. prima rasa jln kemuning: dulu brownies dari tempat ini ngetop banget, selalu jadi oleh-oleh yang ga pernah terlewatkan dari bandung. sekarang pamornya agak terkalahkan oleh brownies kukus amanda. tapi untungnya makanan yang dijual disini sangat variatif, sehingga ga pernah sepi dari para pemburu oleh-oleh.
7. the peak: sesuai namanya, lokasi restoran ini berada di puncak bukit, jauh banget deh dari bandung ke arah lembang. pokoknya kalo mau kesini harus super ekstra niat abis! untung saja sajian makanan dan pemandangan yang ditawarkan resto ini oke, jadi terbayar lah energi yang sudah dikeluarkan untuk menuju puncak bukit ini. btw, disamping fisik dan mental, hal lain yang perlu dipersiapkan sebelum menuju the peak tentunya adalah dompet, mengingat harga makanan disini agak premium.
8. ngopi doeloe di jln hasanudin: karena lokasinya yg deket banget sama unpad dipati ukur, itb dan kampus-kampus tetangganya, ga heran kalo pengunjung tempat ini kebanyakan adalah mahasiswa (keliatan dari wajahnya yang masih pada ‘fresh’). tapi jangan salah, alumninya juga banyak yang doyan nangkring disini. selain karena pelayanannya yang ramah, disini juga tersedia fasilitas wireless internet access yang sangat ideal buat orang berlama-lama nangkring dengan notebook-nya. kalo dibanding starbucks sih jelas kopi disini masih kalah, beda kelas lah! tapi kalo udah ngebandingin harganya yang cuma 8 rebu secangkir, kayaknya tempat ini sangat layak untuk sering dikunjungi.
9. sambara: restoran keluarga ini menawarkan menu makanan tradisional sunda dengan konsep restoran modern. semua hal disini dibuat se-sunda mungkin. mulai dari hiasan dinding yang bertuliskan kalimat-kalimat dalam bahasa sunda, hiburan calung (angklung), dan semua pelayannya pun berbicara dalam bahasa sunda. temen gue, rio, sempet mengeluh karena nggak ngerti waktu diajak ngomong sama pelayannya.
10. cafe oh la la: lokasinya yang berada di area terbuka lantai 2 plaza dago menghadap persis ke jalan yang paling ngetop se bandung raya itu membuat tempat ini ideal buat nangkring bareng temen-temen, ngobrol kesana-kemari sambil ngopi. ga usah takut kemaleman, karena tempat ini buka 24 jam.
11. cisangkuy: dulu tempat ini terkenal akan yoghurt-nya. ternyata sampai sekarang masih ngetop lho! buktinya temen-temen gue dari jakarta memasukan tempat ini ke agenda kunjungannya. mungkin pada pengen langsing kali ya?!

12. javana bistro: restoran ini adalah salah satu dari puluhan alternatif tempat makan yang berderet di paris van java (pvj). penyakit yang biasanya muncul kalo ke pvj adalah bingung milih tempat makan karena semuanya tampak menarik, termasuk tempat ini. makanan dan minuman disini lumayan lah, dan saat ini menjadi lebih atraktif karena memberikan diskon 50% bagi pemegang kartu kredit bank mandiri.
13. embargo: kecapean jalan-jalan di pvj? santai-santai dulu lah sambil minum kopi dan nonton tayangan discovery travel & living di tempat ini. bagi yang doyan baca, banyak majalah disediakan disini. bagi yang pengen minuman dingin tapi hangat di tenggorokan, jangan khawatir.. ada juga kok! hehe..
14. batagor riri: nah, kalo ini sih salah satu makanan favorit gue! pokoknya buat siapa aja yang dateng ke bandung wajib nyobain batagor riri or kingsley, batagor paling enak sedunia! gue aja yang orang bandung masih sering menyempatkan menikmati makanan ini, dan alhamdulillah belom bosen..
15. raja rasa: tidak salah pemilik restoran ini ngasih nama! emang rajanya rasa deh. cobain aja gurame, cumi, udang, dan teman-temannya. very recommended! tempatnya juga sangat nyaman, lokasinya deket banget sama setrasari mall. mungkin ini salah satu tempat makan yang harus ada di agenda para pengunjung kota kembang.

FYI: tempat nomor 2-15 dikunjungi temen-temen ‘agame’ secara berurutan selama 4 hari berturut-turut. ketauan banget kalo doyan makan & nangkring! btw, thanks buat budi, arief, korry, condro, ika, taufan, rio, adi, nolla & neddi yang udah nengokin gue di bandung. ditunggu kunjungan berikutnya! :)