valentine’s day
Monday, February 18th, 2008sebut saja lala, temen gue yang satu ini akhirnya bercerita mengenai kekasih terbarunya, namanya didi (nama samaran tentunya!) setelah gue korek-korek berdasarkan informasi dan fakta-fakta tak terbantahkan dari narasumber yang ga bisa gue sebut namanya, tapi kalo inisialnya sih MSK :p
kira2 begini ceritanya:
lala dan didi kenal di medan, kira-kira tahun lalu.. awalnya biasa saja, ga ada perasaan yang mendebarkan kalo ketemu. lala sebenernya kerja di jakarta, tapi kebetulan dulu pernah tugas ke medan sekitar 2 bulan, makanya ga heran kalo bisa deket sama anak-anak medan. dan kedekatan ini semakin terbina karena anak medan (termasuk didi) sering maen bareng lala, dan bikin kegiatan bersama di jakarta, bandung, pulau seribu, bahkan di bali. singkat cerita kebersamaan ini berlalu berbulan-bulan, bahkan mungkin lewat tahun. hanya ada pertemanan diantara mereka, sampai akhirnya didi dimutasi oleh perusahaannya ke jakarta, dan kebetulan kantornya satu gedung dengan lala.
karena kesamaan lokasi kerja ini, merupakan hal yang wajar kalo tiap siang mereka berdua saling ngajak makan bareng.. pulang kerja saling tunggu untuk kegiatan selanjutnya, atau sore-sore didi nganterin lala pulang ke kosan.. semuanya biasa saja awalnya. yah, pepatah jawa itu ternyata benar juga (entahlah gimana bunyinya), yang jelas maksudnya kira-kira gini: kalo sering ketemu ntar bakal tumbuh sesuatu yang namanya cintahhh. saking intensifnya kegiatan bersama itu, akhirnya suatu saat ketika yang ada adalah ketiadaan salah satunya maka yang muncul adalah perasaan ‘beda’, perasaan yang mengganggu dan hanya bisa disembuhkan dengan cara ketemu dan berkegiatan bersama, hmmm so sweet.. akhirnya mereka menyadari bahwa mereka saling ketergantungan dan membutuhkan satu sama lain. dan 1 februari yang lalu adalah tanggal yang mereka sakralkan sebagai the d-day, meskipun sebenarnya perasaan itu sudah muncul entah sejak kapan..
sebetunya komitmen mereka berdua untuk saling menyayangi sudah lebih dari cukup untuk meresmikan kebersamaan mereka. namun restu, doa dan dukungan dari teman-teman terdekat rasanya merupakan hal yang ga kalah pentingnya.. :p so minggu lalu digelarlah acara tour de bandung plus makan-makan gratis di tizi sebagai tanda syukur atas perasaan itu. lala, didi, dan beberapa teman dekat merayakan kejadian ini dengan suka cita. kawah tangkuban parahu menjadi saksinya :D.. selamat ya la, di.. happy valentine’s day for both of you! semoga langgeng dan bahagia..
udah ah cerita cintanya, ntar kebanyakan bumbu malah jadi kayak gossip!.. dibalik cerita ini tentunya terselip harapan, semoga perasaan yang indah ini segera dirasakan juga oleh temen-temennya yang lain yang masih banyak menyandang gelar jomblo (termasuk gue!). amiin!
